Alhamdulillah hari ini aku udah setengah menyelesaikan bacaan disertasi Pak Putre yang telah dibukukan. Tapi ada hal yang mengganjal di pikiranku tentang sosiologi sastra. Apa yang membedakan goldman dengan Peter L. Berger? Satu sisi aku masih dalam kegelapan menyingkap pemikiran kedua orang itu…aku harus lebih bersemangat lagi nieh… setelah ketemu pak Lis ada pencerahan sedikit, beliau ternyata memiliki buku Peter L. Berger. Semoga bisa membantuku memecahkan misteri ini
Ada banyak teori tentang kemiskinan, namun menurut Michael Sherraden (2006:46-54) dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori yang saling bertentangan dan satu kelompok teori yang tidak memihak (middle ground), yaitu teori yang memfokuskan pada tingkah laku individu (behavioral), teori yang mengarah pada struktur social, dan yang satu teori mengenai budaya miskin. Menurutnya Teori yang memfokuskan pada tingkah laku individu merupakan teori tentang pilihan, harapan, sikap, motivasi dan capital manusia (human capital). Teori ini disajikan dalam teori ekonomi neo-klasik, yang berasumsi bahwa manusia bebas mengambil keputusan untuk dirinya sendiri dengan tersedianya pilihan-pilihan. Perspektif ini sejalan dengan teori sosiologi fungsionalis, bahwa ketidak setaraan itu tidak dapat dihindari dan diinginkan adalah keniscayaan dan penting bagi masyarakat secara keseluruhan. Terori perilaku individu meyakini bahwa sikap individu yang tidak produktif telah mengakibatkan lahirnya kemiskinan. Teori...
Komentar
Posting Komentar