Entah ini suatu bentuk kelalaian yang direncana atau benar-benar tidak sengaja, dana cukai yang seharusnya dialokasikan untuk mensukseskan perda KTR/KTM hingga semester dua tahun 2010 tak ada kabar. Jelaslah, melihat “tragedi” ini sepatutnya kita bertanya kepada pemerintah kota dan anggota DPRD. Ada apa denganmu Walikota dan Dewan yang terhormat? Konon, sejak awal dimulainya implementasi Perda beberapa kali Kadinkes disambati oleh SKPD-SKPD perihal biaya perlengkapan Perda – utamanya biaya operasional Tim Pemantau Perda. Mendengar ini Kadinkes merekomendasikan agar langsung kepada walikota. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa salah alamat bila sambat kepada Kadinkes. Lebih tegas lagi ia mengatakan bahwa tidak ada dana untuk mem-back up perlengkapan Perda. Sikap ini berlainan dengan Walikota yang berkali-kali mengatakan kepada khalayak bahwa dana untuk pemenuhan perlengkapan sudah ada tinggal kesungguhan Dinkes saja. Tetapi lagi-lagi hingga saat ini belum sepeserpun turun. Mana yang benar...