“Seorang penulis atau musisi tidak hanya harus menghasilkan sesuatu yang berkualitas, mereka juga harus memastikan supaya karya mereka tidak dipenuhi debu di rak atau dalam laci”. (Paulo Coelho) Barangkali begitu juga dengan seorang guru. Ia tidak hanya harus menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, mereka juga harus mampu memastikan bahwa anak didiknya bukanlah seonggok daging yang otaknya disesaki berbagai macam ilmu pengetahuan tetapi mati suri di masyarakat. Sayangnya antara karya dan anak didik itu ada yang membedakan walaupun tak seluruhnya. Sebuah karya akan “hidup” sepanjang penikmatnya masih ada. Sedangkan anak didik merupakan benda hidup yang memiliki selain kontrol atas dirinya sendiri juga kontrol dari “penikmatnya”, masyarakat lingkungannya. Di sinilah peran guru sepenuhnya diperlukan. Guru harus mampu mengombinasikan pikiran yang terus berkembang dalam diri seorang anak didik dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat dimana anak didik itu tin...
Terkadang dari hal yang kita anggap remeh, jijik dan kotor kalau sudah diolah dan diresapi dengan hati dan jiwa yang lapang akan menghasilkan sesuatu yang menyenangkan. Begitupun hidup. Mungkin! Selamat menikmati!